Meningkatkan Kapasitas SDM Koperasi Desa secara Terpadu
Koperasi yang kuat dimulai dari sumber daya manusia yang kompeten. Melalui Program Pelatihan Kopdesa, kami membantu koperasi desa dalam membangun tim pengurus, pengawas, dan pengelola unit usaha yang profesional, transparan, dan siap menghadapi tantangan era digital.
Pelatihan ini dirancang secara praktis dan aplikatif, mengacu pada kebutuhan nyata koperasi di lapangan. Dengan pendampingan dari mentor berpengalaman dan materi yang mudah dipahami, pelatihan ini menjadi fondasi penting dalam mengelola koperasi secara modern dan berkelanjutan.
- Definisi dan tujuan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
- Ciri khas KDMP yang berbasis komunitas desa dan berlandaskan Pancasila.
- Prinsip-prinsip koperasi: keanggotaan sukarela, pengelolaan demokratis, pembagian SHU yang adil.
- Makna filosofis dari warna merah putih dalam konteks koperasi (semangat nasionalisme, persatuan, keberanian, kesucian).
- Nilai-nilai yang dijunjung tinggi dalam KDMP: cinta tanah air, kebersamaan, kemandirian ekonomi.
- Persiapan: sosialisasi ke warga, pembentukan panitia pendiri, penyusunan AD/ART.
- Pembuatan akta notaris.
- Pengurusan legalitas (AHU, NPWP, NIK, NIB).
- Manajemen keuangan: pengelolaan kas, aset, dan kewajiban koperasi.
- Manajemen anggota: hak dan kewajiban anggota, pengelolaan keanggotaan.
- Pengambilan keputusan: rapat anggota, keputusan pengurus.
- Administrasi dan pencatatan keuangan (buku kas, laporan keuangan).
- Digitalisasi koperasi: penggunaan sistem digital untuk manajemen koperasi (POS, manajemen stok, keuangan).
- Manajemen operasional unit usaha (SOP, pelayanan pelanggan, pengelolaan harian).
- Digitalisasi unit usaha (penggunaan sistem digital untuk manajemen usaha).
- Pelaporan dan evaluasi kinerja unit usaha.
- Pelatihan untuk pengurus koperasi: manajemen koperasi modern, perencanaan, legalitas, dan penggunaan aplikasi.
- Pelatihan untuk pengawas koperasi: fungsi pengawasan internal, audit internal, etika pengawasan.
- Pelatihan untuk pengelola unit usaha (simpan pinjam, toko, apotek, dll): manajemen operasional, digitalisasi usaha, pelaporan dan evaluasi.
- Studi Kasus dan Praktik:
Simulasi rapat pendirian koperasi, Praktik pembukuan dan analisis usaha desa.
- Meningkatkan efisiensi rantai pasok dan produktivitas ekonomi di desa.
- Membangun koperasi yang profesional, transparan, dan berkelanjutan.
- Mendorong pemberdayaan ekonomi lokal dan menciptakan lapangan kerja.
- Menjadikan koperasi sebagai simbol kemandirian, persatuan, dan kekuatan ekonomi rakyat.
Inovasi Pelatihan Nasional (IPN) memfasilitasi pelaksanaan pelatihan pengelolaan koperasi desa merah putih di selenggarakan pada tahun 2026
- Jakarta 07 – 10 Oktober
- Bandung 14 – 17 Oktober
- Jogjakarta 21 – 24 Oktober
- Bali 28 – 31 Oktobet
- Jakarta 03 – 06 November
- Bandung 17 – 20 November
- Jogjakarta 24 – 27 November
Biaya kontribusi Rp. 4.750.000 perpeserta sudah termasuk akomodasi hotel 4hari 3malam (TwinShare) bisa request tema/judul bimtek dan tempat kegiatan dengan jumlah minimal 8 peserta